Candi Plaosan Klaten

Wonderful Indonesia

Candi Plaosan adalah situs budaya agama Budha yang berlokasi di Desa Plaosan Kecamatan Prambanan Klaten, berjarak sekitar 1 km dari Candi Prambanan ke arah timur laut. so kalau mau berkunjung kesini bisa sekalian ke Candi Prambanan dan lanjut ke Ratu Boko pucak Breksi dan berakhir ke Candi Ijo, jaraknya tidak begitu jauh dari tempat-tempat tersebut. Gw baru nyampe rumah temen di Pedan Klaten sekitar jam 2 siang yang notabennya lagi panas-panasnya hari. begitu sampai instirahat sebentar terus lanjut ke Candi Plaosan menempuh waktu sekitar 45 menit melewati jalan provinsi kalau ke timur arak Solo kalau ke barat arah ke Yogyakarta.

Wonderful Indonesia

Sampai di Candi Plaosan bayar tiket 5 ribu per orang dan tidak begitu ramai pengunjung karena hari sudah mulai sore mungkin, tempatnya cukup nyaman dan banyak candi-candi kecil roboh dan tidak terbentuk candi dengan semestinya namun untuk candi utama masih kokoh berdiri dan cukup bagus sekali jika kita naik ke candi itu dan bisa melihat pemandangan disekelilingnya, ada sawah dan bisa melihat matahari terbenam dari ini, kalau di inget-inget ini candi sepertinya sering gw lihat d TV swasta dengan jargon RCTI Ok coba dach lihat di Youtube 🙂

Wonderful Indonesia

Disini platarannya nyaman buat duduk-duduk di rerumputan dan bersih lokasinya, jadi jangan pernah mengotorinya dengan membuang sampah kalau berkunjung. pengunjung disini bervariasi ada wisatawan mancanegara dan lokal pastinya. gw tidak lihat perbedaan antara tiket untuk wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara. mungkin sama 5 ribu. correct me If i’m wrong.

Wonderful Indonesia

Setelah dirasa cukup gw explore tempat ini gw harus keluar karena waktu untuk berkunjung sudah habis, lokasi candi mau di tutup karena sudah jam 5 sore lewat. akhirnya gw lanjut ke Masjid untuk menunaikan sholat Maghrib berlokasi dekat dengan Candi Prambanan, seberangnya Candi Prambanan tepatnya, cukup besar Masjidnya. dari situ gw dan temen-temen lanjut ke Angkringan Klaten menikmati santab makan malam 🙂

Wonderful Indonesia

Advertisements

Ratu Boko – Ratu Boko Palace

Wonderful Indonesia

Salah satu situs peninggalan sejajah yang tidak kalah bagusnya dengan candi-candi yang ada di Yogyakarta, Ratu Boko terletak tidak jauh dengan Candi Prambanan sekitar 3 km sedangkan dari Kota Yogyakarta sendiri berjarak sekitar 18 km dan kita bisa membeli tiket 2 tempat sekaligus Candi Prambanan dan Ratu Boko disediakan pula transportasi untuk mengantar wisatwan ke dua tempat tersebut. Ratu Boko sendiri terletak di dataran tinggi jadi kita bisa melihat komplek jandi Prampanan dan juga alam dibawah berikut rumah-rumah penduduk terlihat jelas dari Ratu Boko.

Wonderful Indonesia

Melunjuk ke area Ratu Boko meliwati jalan yang cukup menanjak dan kondisi jalan yang bagus tidak ada kerusakan sepanjang perjalanan dari area prambanan menuju Ratu Boko. disuguhkan pemandangan yang indah juga selama perjalanan kalau sudah menanjak jalannya. Harga ticket waktu itu 25 ribu untuk wisatawan lokal, gw langsung beli tiket dan masuk ke are komplek. disambut dengan pohon yang begitu besar setelah membeli tiket dan kita bisa beistirahat karena difasilitasi tempat duduk yang nyaman juga. untuk menuju ke ratu Boko kita menapaki tangga yang tidak begitu menanjak dan disediakan banyak tempat istirahat juga untuk melepas lelah.

Wonderful Indonesia

ratu Boko sangat bagus seklai kalau datang pada saat matahari terbenam dengan suguhan sunset yang cukup indah tapi gw datang pada saat matahari lagi panas-panasnya sekitar jam 12 an siang hahaha hitam hitam dach kulit gw ga perduli 🙂 namun rasa panas itu terbayar dengan dengan keindahan Ratu Boko yang menakjubkan dan cukup ebrsih area disini. banyak juga wisatawan mancanegara yang datang. kalau kalian kesini disarankan bawa payung kalau takut hujan or kepanasan 🙂

Tidak banyak tempat yang diexplore di area ini jadi tidak butuh waktu lama hanya untuk mengabadikan photo. so begitu waktu dirasa sudah cukup gw lanjut perjalan ke Candi Ijo yang letaknya tidak jauh dengan Ratu Boko sekitar 15 to 20 menit perjalanan

Wonderful Indonesia

Bakmi Jowo Mbah Gito – Javanesse Noddle

Masakan Indonesia

Menyebut kata Bakmi Jowo membuat gw langsung tertuju pada Bakmi Jowo mbah Gito yang berlokasi di Desa Rejowinangun, Kotagede Yogyakarta sekitar 20 menitan dari Malioboro jadi tidak terlalu jauh, tempatnya cukup artistik dengan traditional jawa, Bangunannya dari kayu-kayu yang berfariasi dengan dibikin panggung yang terbuat dari kayu juga tiang alas semuanya dari kayu, disitu juga terdapat hiasan-hiasan dan properti yang sangat traditional seperti wayang kulit berikut layar dan beberapa wayangnya pada saat-saat tertentu dimainkan, serta properti yang sangat kental dengan jawa. seragam dari pelayanpun juga Jawa banget.

Masakan Indonesia

Setelah seharian beraktifitas dari pagi sampai sore dan malam akhirnya gw dan temen-temen mengalami kelaparan yang sangat hahaha so gw putuskan untuk makan di Warung Bakmi Jawa Mbah Gito yang notabennya makanan lokal kental dengan kejawennya, dan mengenalkan ke temen gw salah satu masakan traditional Jawa. sebenarnya kita datang kesini last minutes disaat mau segera tutup. gw dan temen-temen habis belanja di Malioboro dan jam 10:15 malam gw baru berangkat ke sini setelah gw lihat di internet bahwa Bakwi Jawa akan tutup jam 11:00 malam dengan estimasi perjalanan sekitar 20 menit so kita punya waktu sekitar 25 manitan. sampai ditempat tujuan parkir mobil dan langsung order makanan, temen- gw senang sekali setelah melihat struktur bangunannya yang kental dengan budaya Jawa. banyak pilihan menu disitu begitupun minuman yang pasti semuanya masakan dan minuman traditional jawa, gw serta temen-temen pesan Bakmi Goreng Jawa semuanya dan dalam waktu yang tidak cukup lama pesanan kita sudah diantar dan siap untuk dimakan. rasanya cukup enak sekali dan temen-temen gw sangat suka dan menikmatinya. katanya best fried noddle so far 🙂

Masakan Indonesia

Setelah makan selesai ada salah satu orang datang menyapa kita dengan pakaian adat Jawa dan memperkenalkan bahwa Beliau adalah Mbah Gito yang punya Rumah Makan ini, OMG sangat beruntung sekali kita bertemu dengan orangnya langsung, Beliau duduk bersama kita dan memperkenalkan bagaimana berdirinya tempat ini dan cukup ramah sekali beliau. dan tak terasa kita ngobrol panjang lebar waktu sudah mulai larut dan seharusnya warung itu sudah tutup tapi mereka memberikan kelonggaran kepada kita untuk beberapa menit. gw cukup menikmati makan malam disitu begitupun temen-temen gw sangat senang sekali.

Masakan Indonesia

Borobudur Tample – Candi Borobudur

Wonderful Indonesia

Borobudur merupakan Candi Budha terbesar didunia yangmana  menjadi salah satu keajaiban Dunia dan masuk ke dalam UNESCO salah satu situs budaya dunia. bangunan seperti Piramida berundak dari susunan blok batu andesit yang saling mengunci, its really amazing. Berlokasi di Kecamatan Borobudur Kabupaten Magelang yang notabenya masuk ke wilayah Jawa Tengah tetapi banyak orang yang tahu kalau Borobudur masuk ke wilayah Yogyakarta padahal itu bukan. berjarak sekitar 40 km dari kota Yogyakarta dan dengan kondisi jalan yang cukup baik tetapi agak sedikit ramai karena melewati jalan besar propinsi menuju ke Semarang.

Pagi ini gw siap menjemput temen gw yang baru dateng kemarin di Yogyakarta dari penerbangan Jakarta. jam 9 pagi gw dah janjian untuk jemput mereka tapi begitu sampai di Hotel tempat menginap ternyata belum siap dah baru bangun setelah gw telephone ke kamarnya hahaha alhasil mereka terburu-buru. jarak hotel merekamenginap tidak jauh dengan hotel gwmenginap, hanya 5 menit 🙂

Wonderful Indonesia

Perjalananpun dimulai menuju ke Candi terbesar di Indonesia ini Candi Borobodur walau sedikit terlambat karena harusnya berangkat pagi-pagi sehingga bisa mengexplore tempat – tempat yang lain di Yogyakarta. sesampainya di parkiran Candi Borobudur udara cukup panas dan menyengat harus pakai sunblock bagi yang takut hitam kalau gw karena sudah hitam jadi tidak ada masalah, begitu keluar dari mobil orang langsung menyamabut dengan menawarkan dagangannya berupa souvenir-souvenir, cerita lucu pada saat gw keluar dari mobil mereka ngomong pakai bahasa Inggris karena temen-temen gw orang bule jadi dikira gw orang luar juga hahaha padahal gw jawab pakai bahasa jawa malah dikira gw orang suriname 🙂

Wonderful Indonesia

Hari ini hari minggu jadi banyak sekali pengunjung yang datang, beli ticketpun dibedakan harga untuk lokal dan wisatawan asing, untuk lokal 30 ribu untuk satu orang sedangkan untuk wisatawan asing sekitar 560 ribu utk 2 orang jadi masing-masing kena 280 ribu, lumayan jauh perbedaannya. setelah masuk area kita diwajibkan menggunakan sarung untuk menurup aurat bawah kita karena kita akan masuk ke tempat suci agama Budha. jadi kita harus menyesuaikan dan menghormatinya. disini disediakan sarung jadi jangan kawatir. sebelum naik ke Candi disuguhkan berbagai macam pertunjukan seperti tari-tarian jawa, panggung hiburan, area bermain untuk anak-anak, pertunjukan gajah dll.

Wonderful Indonesia

Mulai naik k candi dibagi berbagi tingkatan dan kita setiap tingkatan mengelilingi candi dan sampailah ke tingkatan yang paling atas dan bisa melihat pemandangan di bawah dan sekeliling candi, banyak sekali pengunjung dari berbagai kalangan khususnya dari sekolah-sekolah yang melakukan karya wisata dan yang pasti banyak juga pengunjung dari wisatawan asing. selama di candi cukup banyak wisatwan lokal yang mengajak photo sama teman-teman gw secara meraka bule hahaha dan kebanyakan dari mereka anak-anak sekolah yang lagi karya wisata.

Sesampainya diatas candi Borobudur cuaca berubah jadi mendung dan gerimis akhirnya kita putusklan untuk turun dan menuju ke parkiran. tapi sebelumnya kita istirahat di Museum Borobudur. setelah waktu istirahat dirasa cukup kita langsung ke parkiran lanjut menuju ke Yogyakarta untuk mengunjungi Keraton Yogyakarta sebelum tutup.

Wonderful Indonesia

Pura Alun Danau Beratan Bedugul Bali

Wonderful Indonesia

Untuk menuju tempat ini gw butuh waktu yang cukup lama sekitar kurang lebih 2 jam dengan istirahat sekitas 15 menit di minimarket sambil melepas dahaga dan ngecharge Hp yang pasti. Berangkat dari Denpasar seperti biasanya pagi setelah sarapan dan isi bensin langsung meluncur ke jalan arah menuju Singaraja, Kabupaten di Bali paling utara. dan ini merupakan trip terpanjang yang gw alami selama di Bali karena kepenasaraan gw dengan Pura Alun di Danau Beratan yangmana gambar Pura tersebut tertera di uang limapuluh ribuan mata uang Indonesia. jalan menuju ke Pura Alun cukum bagus dengan kondisi jalan yang baik dan pemandangan yang indah persawahan dan hijaunya hutan serta tanjakan serta turunan yang cukup ekstrim. jadi harus tetap hati-hati. cuaca disini juga cukup dingin.

Sesampainya di tujuan langsung parkiran dan menuju tempat penjualan ticket masuk untuk orang lokal per orangnya 20 K dan setelah mendapatkan ticket gw langsung masuk ke area wisatanya. disambut dengan architecture Bali di pintu masuk dan  juga Pura Ulun Danau Beratan telah dilengkapi fasilitas penunjang, seperti taman bermain untuk anak juga. Taman bermain tersebut menyediakan berbagai sarana permainan, seperti ayunan, kursi putar, dan jungkat-jungkit dll. Dan di dekat taman bermain terdapat restoran yang menyajikan aneka masakan. tetapi gw lebih tertarik langsung melihat Pura Alunnya yang ga jauh dari tempat bermain anak-anak tadi, hanya tertutup dengan tombok besar di balinya terdapat pura-pura untuk sembahyang warga Hindu.

Wonderful Indonesia

Begitu banyak wisatwan mancanegara dan domestik berkunjung ke Pura ini dan mereka sangat menikmati keindahan Pura yang terdapat di Danau dikelilingi air danau yang berdiri megah dan menawan itu. banyak yang mengabadikan lewat camera maupun video bahkan disini juga disediakan jaga tukang photo langsung jadi dan langsung dibingkai pula. tetapi gw lebih banyak ambil photo dari Hp. tempat yang cukup bersih dan lumayan luas langsung berhadapan dengan danau dan gunung serta terlihat resort hotel di ujung sana tetapi harus menggunakan perahu kalaupun kesana, disini juga bisa menyewa perahu bila ingin keliling danau atupun cuma sekedar menikmati keindahan Pura Alun dari sekitar pura.

Menurut keterangan yang gw baca Pura Alun, Candi ini sebenarnya digunakan untuk upacara persembahan untuk Dewi Dewi Danu, Dewi air, danau dan sungai. Danau Beratan merupakan salah satu danau penting dalam hal irigasi. setelah keliling dan mengexplore tempat ini gw merasa sangat puas dan cukup bukti bahwa Pura Alun danau Beratan so amazing. you have to visit this place and write on your wish list when you travel to Bali.

Keluar dari area ini perut sudah merasa melilit jadi gw putuskan untuk mencari rumah makan yang menujual nasi dan ketemulah warung jawa diseberang parkiran dan gw pesen ayam goreng dan bakwan jagung juga. kenyang dan siap melanjutkan perjalanan ke Denpasar dengan udara yang lumayan dingin sebelum hari mulai gelap.

 

Wonderful Indonesia

Beautiful Green Canyon in Pangandaran Indonesia

Image

My trip to Green Canyon with my friends from Germany. It was really amazing place and we really enjoyed the place. Green Canyon located in South East west-Java Province. Near border with central Java. Took 9 hours from Jakarta to Green Canyon by car.

Green Canyon adalah Grand Canyonnya Indonesia sebab kalau di Amerika kita mengenal Grand Canyon yang cukup luar biasa bahkan menjadi bagian dari Unesco World Heritaga atau bisa disebut dengan warisan budaya yang perlu dijaga, dirawat dan di pelihara. Namun di Indonesia tepatnya di arah selatan timur (tengara) provinsi Jawa Barat Indonesia mempunya tempat yang tidak kalah menarih dengan Grand Canyon. Yaitu Green Canyon. Berlokasi di Kabupaten  Ciamis sekitar 31 kilomater dr Pangandaran yang terkenal dengan pantainya yang indahImage

Green Canyon sediri adalah tempat wisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan domestik dan beberapa dari mancanegara. Tempat wisata ini menyajikan aliran sungai yang diapit oleh bukit-bukit yang cukup tinggi menyerupai gua-gua dengan pemandangan stalagtit and stalagmit yang cukup menakjubkan kalau kita melihatnya. Disitulah bukit yang mengapit alirang sungai yang kita sebut  dengan Green Canyon. Bukit bebatuan dan pepohonan ynag berwarna hijau dan kalau terkena sinar matahari airnya cukup indah. Inilah pemandangan Green Canyon yang menakjubkan mataku waktu itu. Walaupun waktu itu datang pada musim hujan tapi saya bisa merasakan Indahnya tempat ini, sebab temen ada yang bilang kalau dateng kesini lebih baik pada musim kemarau atau pas tidah hujan – karena aliran sungainya akan terlihat jernih dan terkena sinar matahari dari celah-celah bukit akan menambah indahnya pemandangan di Green Canyon, airnya akan begitu bersinar and menakjubkan.

 Image

Lokasi Green Canyon sendiri begitu memasuki areanya kita tidak langsung bisa menikmati pemandangan bebukitannya karena harus menggunakan perahu yang menempuk perjalanan sekitar 30 (tiga puluh) menit dengan membayar perharu motor sebesar Rp.77.000,- (tujuh puluh tujuh ribu rupiah) per perahu dengan penumpang maksimal 5 (lima) orang. Waktu itu kita hanya ber empat jadi bisa menyewa satu perahu saja untuk menuju ke Lokasi Green Canyon.Image

Perjalanan menuju ke lokasipun dimulai setelah menunggu sekitar 30 (tigapuluh) menit dengan antrian yang cukup lumayan banyak dan pas gerimis juga jadi cukup was-was waktu itu takut air bah dateng, sebab lokasinya kan berupa aliran sungai. Perjalanan menuju lokasi begitu kita nikmati karena keindahan alam di kanan and kiri ynag cukup indah. Jadi dijamin tidak akan pernah bosan karena pemandangan sekitar cukup indah dengan pepohonan yang rimbun, bebatuan di pinggiran kali yang berbagai bentuk serta ada air terjun kecil yang cukup indah juga, berikut burung-burung yang berterbangan dan menurut pemandu kita kalau kita beruntung masih bisa menemui monyet-monyet dan kadang-kadang masih bisa menemui biawak. Menurut informmasinya masih banyak biawak yang berada di aliran sungai itu tapi kita tidak beruntung menemukan binatang-binatang yang diceritakan oleh pemandu kita tadi.

ImageDisepanjang perjalanan kita sangat menikmati alam disekitar kita sambil mengambil gambar-gambar untuk dokumentasi dan diterbitkan di blog ini supaya bisa berbagi sama temen-temen semua. Tetapi sayang sekali airnya berwarna cokelat karena curah hujannya cukup tinggi.

Akhirnya perahupun harus berhenti sejenak untuk menunggu antrian masuk kedalam lokasi karena hanya bisa dilewati satu perahu saja, jadi harus sabar sambil menunggu perahu masuk kita bisa mengfungsikan camera kita lagi sebab disebelah kanan dan kiri pemandangan masih belum puas untuk diabadikan di camera. Dan sampailah giliran perahu saya masuk ke dalam areal Green Canyon dan Subhanalloh Oh MY GOD trima kasih atas ciptaanmu ini, sangat indah dan tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Hanya Cuma bisa bersyukur saya bisa menikmati Ciptan-NYA. Bebatuan stalaktit and stalakmit di kedua perbukitan yang membelah aliran sungai itu cukup indah sekali. Apa lagi kalau terkena pancaran sinar matahi disiang itu sekitar pukul 10.00 pagi.Image

Dan kamipun tidak berhenti sampai disitu sebab kami ingin melanjutkan perjalan lagi sampai ke batu untuk terjun yg tingginya sekitar 4 atau 5 meter serta di Pemandian Putri yang konon mempunyai sejarah, dimana zaman dahulu kala ada seseorang yang sedang melihat seorang putri mandi ditempat itu akhirnya dinakaman Pemandian Putri. Karena kita mau melanjutkan perjalanan Body Rafting kita harus memakai baju pelampung untuk keamanan kita dan kita harus melewati aliran sungai secara berlawanan arus dengan menggunakan tali. Sebab perahu tidah memungkinkan melanjtkan perjalanan terus, jadi perahu menunggu rombongan di pemberhentian saja dan kita melanjutkan dengan dipandu oleh pemandu setempat. Sebenarnya kita bisa melewati dengan menyisiri bebatuan bukit yang ada di pinggir aliran sungai tapi cukup menguras tenaga karena kekuatan hanya pada jari-jari tangan dan pijakan kaki pada saat merayap dipinggiran bukit-bukit itu.

ImagePerjalanan batu yang digunakan untuk terjun bebas dan dilanjutkan ke pemandiang putri kami jalanin dengan mengikuti tali yang sudah disiapkan oleh pemandu dengan melawan arus sungai yang cukup deras dan katanya kedalaman air itu ada yang mencapai 8 or 10 meter wow cukup dalam sekali sehingga kami diberi penunjuk jalan dimana jalan yang aman dengan mengikuti tali yang sudah dipasang oleh pemamdu dan tidak boleh lepas dengan tali tersebut, sebab jikalau lepas kita akan kebawa arus air yang cukup deras menuju ke bawak lagi tempat dimana perahu berhenti and menunggu kita.

petualangan pertama kami harus melewati arus air sungai itu sekitar 20 meter dengan mengeluarkan tenaga yang cukup kuat supaya bisa sampai menyelesaikan petualangan pertamadan Alhamdulillah petualangan pertama bisa terlewati dengan mudah, berikut dilanjutkan kepetualangan kedua sejauh 20an meter juga sepertinya tapi kali ini arusnya lebih deras dan banyak bebatuan yang tajam jadi harus benar-benar hati-hati dan mengikuti apa kata pemandunya. selain mengikuti tali yang ada kita juga merayap di bebatuan dan harus berpegangan yang tepat pada lubang-lubang di bebatuannya sehingga kita tidak akan jatuh ke bawah sebab bebatuangnya cukup tajam dan aliran air cukup deras. dah akhirnya petualangan yang kedua sudah selesai dan bisa sedikit lega dan beristirahat untuk melanjutkan petualangan berikutnya. Image

Dipemberhentian ini sama pemandu ditawari apakan mau terjun dari batu payung yang tingginya saya lupa mungkin sekitar 5 or 5 meter, dan kitapun semua sepakat mau terjun dari batu itu ke air namun kita masih harus melewati petualangan lagi untuk menuju batu payung itu. masih dengan bantuan tali namun bedanya disini tidak ada bebatuan di perjalan kita cuma air yang kedalamannya sekital 8 meter dengan panjang lintasan sekitar 20an meter juga 🙂 namun setelah sampai kita harus merayap di bebatuan untuk menuju ke batu payung. sesampainya di puncak batu itu aku terjun pertama kali dan temen-temen yang lain menyusul. wow ini bener-bener pengalaman yang pertama buat saya terjun ke dalam air. ada rasa takut namun semua itu aku abaikan saja, jadi saya berfikiran harus bisa ahahahaha akhirnya terjun juga ke air Alhamdulillah suksen Terima kasih Tuhan 🙂