Air Terjun Coban Rondo Kota Batu Malang

Setelah puas menikmati Indahnya dan uniknya Kampung Warna Warni Jodipan di Malang perjalannku berlanjut ke kota Batu Malang yang terkenal dengan dingin dan sejuknya kota itu. tujuanku ingin ke Air Terjun Coban Ronco dan ini kali pertama saya kesini. bersama temen – temen melaju dengan sepeda motor dari Malang ke Air Terjun Coban Rondo memakan waktu sekitar 1 jam dengan kondisi jalan yang cukup bagus tapi agak sedikit ektrim karena banyak tanjalan dan belokan yang cukup tajam jadi harus tetap hati-hati dan selalu wasapada.

Sampai di gerbang pintu masuk kita membeli tiket dengan harga 15 ribu rupiah per orang, namun jarak gerbang ke air tejunnya masih cukup lumayan jauh dengan melewati hutan dengan pepohonan yang cukup rindang. setelah sampai di parkiran kita harus jalan kaki sekitar 400 an meter untuk menuju ke air terjun dengan kondisi jalan yang bagus dan tidak berbahaya dan udara yang cukup dingin. banyak wisatawan lokal yang berkunjung ke tempat itu dan saya temuin juga wisatawan mancanegara beberapa, namun kebanyakan dari mereka adalah rombongan bersama keluarga. kondisi air yang cukup bersih dan dingin dan karena tertiup angin juga maka sedikit basah para pengunjung yang mendekati air terjun. suasana di tempat itu sangat enak dan nyaman jadi tidak ingin beranjak dari air terjun itu.

Setelah dirasa cukup puas menikmati air terjun ini saya dan temen-temen pindah tempat ke Labiri, Labiri adalah semacam park yang di tumbuhi tanaman cukup tinggi dan di buat jalan-jalan di dalamnya seperlu kita bermain teka teki dadi membuat orang bingun untu7k keluar setelah masuk ke tempat ini. saya sempat mencobanya dan berkali kali tidak menemukan jalan keluar akhirnya kembali ke pintu masuk dan naik ke tower yang disediakan disana, dari situ kita bisa melihat jalan masuk dan jalan keluar, waktu itu saya mengomando dari tower buat temen yang tidak tahu jalan keluarnya juga. cukup kreatif membuat permainan seperti ini. dan tidak sedikit juga yang bolak balik ke tempat semula.

Tempat wisata Coban Rondo juga bisa digunakan untuk out born , berkemah, camping atapun gatering dengan tempat yang cukup luas berikut tempat parkirnya juga. setelah puas menikmati tempat ini saya dan temen temen melanjutkan perjalanan ke Paralayang yang jaraknya tidak begitu jauh dari Coba Rondo, memakan waktu sekitar 30 an menit. see you Paralayang

Advertisements

Trip Madiun ke Kota Apel Malang Jawa Timur

Pertama kali ke Malang waktu itu tahun 1998 20 tahun yang lalu bersama rombongan dari sekolahan dan tidak banyak tempat yang dikunjungi dan kali ini untuk kedua kalinya saya ngetrip ke Kota Apel Malang bersama temen-temen saya yang sudah menunggu disana. Saya berangkat dari Kota Kelahiran Ponorogo menuju k Madiun diantar adik saya dan lanjut naik kereta api menuju Malang. waktu itu kereta berangkat dari Madiun jam 3 pagi dan sampai di stasiun Malang pukul 7 pagi. kereta cukup sepi tidak banyak penumpang dilihat dari banyak tempat duduk yang kosong, mungkin mereka sudah turun si stasiun sebelum Madiun jadi setelah Madiun tidak begitu ramai. cukup nyaman naik kereta disuguhkan pemandangan alam persawahan dan perkebunan serta melewati pemukiman perkampungan.

Kota Blitar sempat berhenti sejenak dan mataharipun sudah mulai menampakkan sinarnya dan kereta lanjut meluncur ke Malang dengan disambut sang surya yang ebrlahan-lahan mulai beranjak naik. akhirnya statiun yang saya tuju sudah mulai dekat dan beberapa penumpang yang akan turun di Malang mulai menyiapkan barang-barangnya yang akan di bawa, begitupun saya hanya membawa tas punggung sama tas tentengan kecil jadi tidak begitu repot.

Selamat Pagi dan selamat datang di Kota Malang kota yang cukup nyaman dan sejuk pagi itu, kerumunan orang juga sudah mulai ramai dari yang mau menjemput tamu dan sudara-saudaranya atapun yang sedang menawarkan transportasi dan penjual-penjual lokal juga. temen saya bilang kalau agak terlambat datang menjemput jadi saya mencari sarapan dulu di warung sekitar stasiun sambil nunggu temen dateng. sambil setelah sarapans selesai temen saya dateng dan lanjut perjalanan ke Kampung Warna Warni Jodipan yang tempatnya tidak jauh dari stasiun Malang, sekitar 400 an meter.

Untuk Masuk ke lokasi ini kita wajib bayar 3000 rupiah per orang dan tempatnya sungguh menarik perumahan penduduk lokal dengan warna warni menjadikan cukup unik dan menarik untuk dikunjungi. menurut informasi yang saya dapat dulu tempat ini sangat kumuh dan atas ide dari mahasiswa lupa dari mana merubahnya jadi seperti itu. tidak sedikit orang yang dateng dan penasaran dengan tempat ini terbukti saya temuin ada mahasiswa dan anak-anak sekolah dari berbagai kota. Banyak penduduk lokal yang berjualan dan yang pasti beraktifitas seprti layaknya pemukiman.

Untuk menuju ke pemukiman ini jalanannya menurun tapi sudah di fasilitasi tanjakan yang rapi dan aman namun harus tetap hati-hati dan disarankan untuk wanita tidak menggunakan high heel karena jalannya yang menurun. sesampainya di bawah ada sungai dan kita bisa menyebrang ke pemukiman siseberang, mengabadikan dengan video photo melihat pemukiman dari bawah cukup keren dan bisa melihat kereta yang sedang melintas juga di atas.

Ekowisata Mangrove – Wonorejo Mangrove Ecotourism

Wonderful Indonesia

Untuk pertama kalinya gw ngetrip k Hutan Wisata mangrove, berlokasi di Desa Wonorejo Rungkut Surabaya Jawa Timur, sekitar 30 menit perjalan ke Kebun Binatang Surabaya dan 45 Menit ke Tugu Pahlawan Surabaya, namun gw datang dari Madura sebab perjalanan gw dimulai dari Sidoarjo langsung ke Madura melewati Jembatan Suramadu (surabaya madura) yang lumayan jauh dan cuaca saat itu sangat panas dan really menyengat. namun terbayar dengan suguhan tempat yang bagus banget. Perjalanan dari Bangkalan Madura kesini menempuh waktu sekitar 1 jam 15 menit, dengan mengendarai sepeda motor.

Wonderful Indonesia

Setelah sampai di tujuan kita masuk ke area konservasi Manggrove atau bakau dengan melewati jalan memanjang yang terbuat dari kayu memanjang dan disusun secara rapi dan banyak juga pengunjung yang datang kesini, hampir semuanya wisatawan lokal. mungkin wisata asing belum mengenal tempat ini. menyusuri jembatan kayu yang sangat panjang dan berkelok-kelok menjadikan hutan manggrove sangat menyenagkan dengan udaranya yang sejuk serta bersih juga banyak suara-suara burung disitu juga ada perahu yang mana pengunjung bisa menyewanya dan yang pasti banyak tempat-tempat untuk foto. disini juga tersedia jasa photo jadi kita bayar 20 ribu bisa photo 4 kali dan langsung di cetak disitu juga.

Wonderful Indonesia

Menyusuri terus jembatan kayu di dalam hutan manggrove dan disekitar tercantum pula manggrove yang di tanam dari berbagai Instansi pemerintah maupun swasta juga dari komunitas-komunitas dan yang tidak ketinggalan juga dari sekolahan2 serta universita-universitas. didalam hutan manggrove juga ada orang yang jualan minuman jadi jangan takut kehausan selama didalam dan rumah makanpun juga tersedia, gw sempat mampir disalah satu rumah makan yang bangunannya cukup traditional dari kayu semuanya, cukup unik tapi ga sempet gw photo karena dah terlalu lapar hahaha.

Wonderful Indonesia

Menghabiskan waktu sekitar 2 jam disitu sama sekali tidak terasa dan waktunya gw malanjutkan perjalanan ke Tugu Pahlawan Surabaya dan perjalanan menuju kesana super ramai di jalan dan padat bahkan macet dibeberapa tempat.

Wonderful Indonesia