DOHA …. QATAR

Suara itu membangunkanku dari tidur yang terlelap dalam waktu sekitar 6(enam) jam, namun tenagaku belum terkumpul semua membuatku ingin sekali melanjutkan cerita dalam impian yang melelapkanku dari semalam. Tapi apaboleh buat aku harus melanjutkan kegiatanku seperti biasa kuambil perlengkapan mandiku dan sejam lagi mobil akan membawaku ketempat yang akan merubah hidupku setelah kuambil keputusan yang cukup berat untuk bisa sampai di tempat ini, tempat dimana siangnya cukup panas sekali bahkan air mandipun ikut panas dan inilah negara Qatar, negara yang kaya akan minyak tapi sangat gersang tempatnya, jarang sekali kulihat pepohonan disini. Tapi aku senang dengan negara ini pada malam hari sebab begitu indah dengan lampu-lampu di sudut-sudut kota.

Pagi ini aku harus berangkat ke tempat kerjaku cuz kerja masuk jam 8 pagi. Tapi mobil yang akan membawaku ketempat kerja tidak tahu kenapa berangkatnya jadi mundur 1 jam jadilah aku terlambat selama waktu itu. Tidak biasanya hal ini terjadi mungkin karena drivernya ada yang libur jadi jadwalnya tidak teratur. Sebenarnya hal ini tidak boleh terjadi sebab akan terjadi kerugian waktu, tenaga, materi dan lain sebagainya.

Sehubungan datang di tempat kerjaku dah hampir jam 8 terpaksa aku sarapan secepat kilat tanpa memperdulikan makanan yang aku pilih mana yang penting tubuh ini harus dimasuki makanan biar ada tenaga untuk beraktifitas nantinya.

Pagi ini aku harus bertugas sebagai reception di residence yang notabennya aku bekerja sendirian disitu tanpa ada temen d meja reception, hanya berteman dengan security di luar yang selalu setia menjaga keamanan dan ketertiban di tempat kerjaku ini.

Boring alias bosen yang selalu terjadi selama pagi itu tapi kebosenanku kuisi dengan menulis-nulis, menyanyi sendiri walaupun suaraku fals hehehehehe tapi rasa kantuk ini tak dapat dibendung semakin lama aku duduk di kursi ini semakin berasa berat untuk membuka mata ini lebar-lebar. Pengen rasanya merebahkan kepala ini biar terjawab rasa kantuk ini. Rasa kantuk akhirnya bisa dihindarkan setelah menelpon temen-temen yang berada di lain tempat tapi masih disatu payung. Alhamdulillah rasa akan itupun bisa hilang dengan sendirinya sampai menjelang istirahat.

Akhirnya aku bisa menjalankan tugasku sampai mendekati pulang kerja, dan sedikit kekcewaanpun datang, sebab mobil yang seharusnya menjemput aku dan temenku sampai kita tungguin satu jam tidak datang-datang juga, akhirnya kita memutuskan untuk naik taxi, tapi selagi kita menunggu taxi yang cukup lama akhirnya cari makan makanan Qatar, sawarma namanya makanan yang yang digulung dengan tepung tapi di dalamnya berisi daging, enak banget rasanya Cuma 5 riyal atau kalau dirupiahkan mungkin sekitar 15 rb. Setelah makan sawarma kita pergi ke comersial bank dulu untuk mengecek apakan gaji bulan ini dah mamsuk. Dan alhamdulillah gaji dah masuk setelah itu barulah kita pulang ke vila menggunakan taxi. Dan setelah kita masuk ke dalam taxi temen gw berkata waduh mati suhu diluar 40 derajat, dan sang sopir taxipun menjawab itu tidak seberapa mas, Oh My God ternyata dia orang Indonesia juga hahahahahaha akhirnya ketemu juga sesama bangsa disini.

Suara itu membangunkanku dari tidur yang terlelap dalam waktu sekitar 6(enam) jam, namun tenagaku belum terkumpul semua membuatku ingin sekali melanjutkan cerita dalam impian yang melelapkanku dari semalam. Tapi apaboleh buat aku harus melanjutkan kegiatanku seperti biasa kuambil perlengkapan mandiku dan sejam lagi mobil akan membawaku ketempat yang akan merubah hidupku setelah kuambil keputusan yang cukup berat untuk bisa sampai di tempat ini, tempat dimana siangnya cukup panas sekali bahkan air mandipun ikut panas dan inilah negara Qatar, negara yang kaya akan minyak tapi sangat gersang tempatnya, jarang sekali kulihat pepohonan disini. Tapi aku senang dengan negara ini pada malam hari sebab begitu indah dengan lampu-lampu di sudut-sudut kota.

Pagi ini aku harus berangkat ke tempat kerjaku cuz kerja masuk jam 8 pagi. Tapi mobil yang akan membawaku ketempat kerja tidak tahu kenapa berangkatnya jadi mundur 1 jam jadilah aku terlambat selama waktu itu. Tidak biasanya hal ini terjadi mungkin karena drivernya ada yang libur jadi jadwalnya tidak teratur. Sebenarnya hal ini tidak boleh terjadi sebab akan terjadi kerugian waktu, tenaga, materi dan lain sebagainya.

Sehubungan datang di tempat kerjaku dah hampir jam 8 terpaksa aku sarapan secepat kilat tanpa memperdulikan makanan yang aku pilih mana yang penting tubuh ini harus dimasuki makanan biar ada tenaga untuk beraktifitas nantinya.

Pagi ini aku harus bertugas sebagai reception di residence yang notabennya aku bekerja sendirian disitu tanpa ada temen d meja reception, hanya berteman dengan security di luar yang selalu setia menjaga keamanan dan ketertiban di tempat kerjaku ini.

Boring alias bosen yang selalu terjadi selama pagi itu tapi kebosenanku kuisi dengan menulis-nulis, menyanyi sendiri walaupun suaraku fals hehehehehe tapi rasa kantuk ini tak dapat dibendung semakin lama aku duduk di kursi ini semakin berasa berat untuk membuka mata ini lebar-lebar. Pengen rasanya merebahkan kepala ini biar terjawab rasa kantuk ini. Rsa kantuk akhirnya bisa dihindarkan setelah menelpon temen-temen yang berada di lain tempat tapi masih disatu payung. Alhamdulillah ras akantupun bisa hilang dengan sendirinya sampai menjelang istirahat.

Akhirnya aku bisa menjalankan tugasku sampai mendekati pulang kerja, dan sedikit kekcewaanpun datang, sebab mobil yang seharusnya menjemput aku dan temenku sampai kita tungguin satu jam tidak datang-datang juga, akhirnya kita memutuskan untuk naik taxi, tapi selagi kita menunggu taxi yang cukup lama akhirnya cari makan makanan Qatar, sawarma namanya makanan yang yang digulung dengan tepung tapi di dalamnya berisi daging, enak banget rasanya Cuma 5 riyal atau kalau dirupiahkan mungkin sekitar 15 rb. Setelah makan sawarma kita pergi ke comersial bank dulu untuk mengecek apakan gaji bulan ini dah mamsuk. Dan alhamdulillah gaji dah masuk setelah itu barulah kita pulang ke vila menggunakan taxi. Dan setelah kita masuk ke dalam taxi temen gw berkata waduh mati suhu diluar 40 derajat, dan sang sopir taxipun menjawab itu tidak seberapa mas, Oh My God ternyata dia orang Indonesia juga hahahahahaha akhirnya ketemu juga sesama bangsa disini.

One thought on “DOHA …. QATAR

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s